Formulasi Dakwah Pengembangan Masyarakat Islam: Studi Metode Dakwah Bil-Hal Nabi Muhammad SAW di Madinah

agus riyadi* -  UIN Walisongo Semarang, Indonesia

Supp. File(s): common.other

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat Madinah sebelum hijrah dan kondisi masyarakat Madinah sesudah hijrah serta bagaimana formulasi model pengembangan Masyarakat Islam Nabi Muhammad saw di Madinah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan sejarah. Metode pengumpulan data dengan cara: 1) Library research (riset kepustakaan), dimana data-data yang dipakai adalah data kepustakaan,  2) Dokumentasi untuk memperoleh informasi tentang data-data yang dibutuhkan dalam penelitian, penulis menggunakan metode dokumentasi, yaitu mencari data-data yang berupa, jurnal, dan buku-buku yang menunjung penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertma; kondisi masyarakat Madinah sebelum Nabi hijrah adalah mereka belum memiliki kesatuan akidah dan sering hidup dalam perpecahan. Kedua; kondisi masyarakat Madinah setelah Nabi hijrah adalah terwujudnya realisasi ajaran Islam secara total dalam segala aspek kehidupan masyarakat Madinah. Ketiga, formulasi model dakwah pengembangan masyarakat Islam yang digunakan Nabi Muhammad SAW adalah pengembangan masyarakat lokal (locality development) meliputi aspek ekonomi dan aspek sosial, perencanaan sosial (social planning) meliputi aspek sosial, politik serta pendidikan dan model pengembangan masyarakat aksi sosial (social action) meliputi: pembangunan masjid, mempersaudarakan kaum muslim (Muhajirin dan Anshar) dan Piagam Madinah. Ketiga model pengembangan masyarakat tersebut merupakan dakwah bil-hal.

Supplement Files

  1. Abrahah, Nizar. (2010). Ketika Nabi di Kota; Kisah Sehari-hari Nabi di Madinah (Menata Sendi-sendi Ekonomi, Sosial, dan Politik), Jakarta: Zaman.

    Aliyudin, Mukhlis. (2009). “Pengembangan Masyarakat Islam Dalam Sistem Dakwah Islamiyah”, Jurnal Ilmu Dakwah, 4 (14).

    Amin, Samsul Munir, Sejarah Perdaban Islam, (Jakarta: Amzah, 2009).

    Anafarhanah, Sri. (2015). “Peran Ekonomi Islam dalam Dakwah Nabi Muhammad saw”, Jurnal: Ilmu Dakwah, Vol. 14, No. 28.

    Anas, Ahmad (2016). “Dakwah Nabi Muhammad SAW Terhadap Masyarakat Madinah; Melalui Pendekatan Kominukasi Antar Budaya”, Laporan Penelitian, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Walsiongo Semarang.

    An-Nadwi, Abul Hasan ‘Ali Al-Hasani. (2007). As-Sirah an-Nabawiyah, diterjemahkan oleh Hamdi, Muhammad Halabi, (Yogyakarta: Mardhiyah Press.

    Antonio, Muhammad Syafii. (2007). Muhammad saw The Super Leader Super Manager, (Jakarta: Tazkia Multimedia & ProLM Centre.

    Asrtari, Puji. (2014). “Mengembalikan Fungsi Masjid Sebagai Pusat Peradaban Masyarakat”, Jurnal: Ilmu Dakwah dan Pengembangan Komunitas, Volume. 9. No. 1.

    Azhar. (2017). “Sejarah Dakwah Nabi Muhammad pada Masyarakat Madinah: Analisis Model Dakwah Ukhuwah Basyariah dan Ukhuwah Wathaniyah”, Jurnal: Sejarah Peradaban Islam, Vol. 1, No. 2.

    Baihaqi, Yusuf. (2017). “Potret Kemajemukan Masyarakat Madinah pada Jaman Rasulullah”, Jurnal: Pendidikan Universitas Garut, Volume. 11 No. 02.

    Darmodiharjo, Dardji. (1978). Santiaji Pancasila, Surabaya: Usaha Nasional.

    Hasim dan Remiswal. (2009). Community Develompment Berbasis Ekosistem: Sebuah Alternatif Pengembangan Masyarakat Jakarta: Diadit Media.

    Ilahi, Wahyu dan Harjani Hefni. (2007). Pengantar Sejarah Dakwah, Jakarta: Kencana..

    Ramadan, Tariq. (2007). Muhammad Rasul Zaman Kita, Jakarta: Serambi Ilmu semesta.

    Shihab, M. Quraish. (2011). Membaca Sirah Nabi Muhammad SAW Dalam Sorotan Al-Qur’an dan Hadist-Hadist Shahih. Jakarta: Lentera Hati, 2011.

    Sufyanto. (2001). Masyarakat Tamaddun: Kritik Hermeneutis Masyarakat Madani Nurcholis Madjid, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

    Syamsuddin. (2016). Sejarah Dakwah, Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

    Thabrani, Abdul Mukti. (2014). “Tata Kelola Pemerintahan Negara Madinah Pada Masa Nabi Muhammad saw”, Jurnal: Agama dan Hak Azazi Manusia, Vol. 4, No. 1.

    Thohir, Ajid. (2014). Kehidupan Umat Islam pada Masa Rasulullah SAW, (Bandung: Cv Pustaka Setia.

    Ummati, Koiro. (2014). “Tiga Model Interaksi Dakwah Rasulullah Terhadap Budaya Lokal, Jurnal: Dakwah, 15 (1).

    Wafiyah. (2013). Sirah Nabawiyah, Yogyakarta: Ombak.

    Zubaedi. (2013) Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik, Jakarta: Kencana Prenda Media Group.

    Pimay, Awaludin & Agus Riyadi, (2021), Abdurrahman Wahid Structural Da'wah Activities, Jurnal Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, Volume 15 Nomor 2, DOI: 10.15575/idajhs.v15i2.14787.

    Syarifuddin, Muhammad & Agus Riyadi, (2021), Makna Simbolis Pesan Dakwah dalam Film Cahaya Cinta Pesantren (The Symbolic Meaning Of Dakwah Message In Cahaya Cinta Pesantren Film), Jurnal Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, Volume 12 Nomor 1.



 

SEKRETARIAT JURNAL AT-TAGHYIR

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.

 Email: jurnaltaghyir@uinsyahada.ac.id