Kecerdasan Majemuk dan Ragam Main Anak: Sebuah Analisis di PAUD Santa Maria Berdukacita Ruteng, Nusa Tenggara Timur

Redy Jaya (Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng, Indonesia)

Abstract


Ragam main yang disediakan oleh pendidik dalam pembelajaran anak usia dini perlu memperhatikan variasi kecerdasan setiap anak. Konsep kecerdasan majemuk yang dikembangkan Howard Gardner dapat menjadi landasan bagi guru dalam mengembangkan variasi jenis main anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kecerdasan majemuk pada anak usia dini di PAUD Santa Maria Berdukacita Ruteng, NTT. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang menggali data mendalam tentang kecerdasan majemuk dan ragam main anak di PAUD Santa Maria Berdukacita, Ruteng NTT. Subjek penelitian meliputi anak-anak, guru, dan orang tua siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik dan latar belakang yang relevan. Data dikumpulkan menggunakan beberapa teknik seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi, display, dan penarikan kesimpulan) dengan triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan keabsahan data.  Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa di PAUD Santa Maria Berdukacita Ruteng NTT, terdapat variasi kecerdasan majemuk anak. Dari 15 orang anak, 60% memiliki tipe kecerdasan linguistik, logis-matematis, dan interpersonal. Sementara itu, sekitar 40% anak memiliki ragam kecerdasan kinestetik, naturalistik, intrapersonal, dan spasial-visual. Berbagai variasi kecerdasan anak ini perlu diakomodasi dalam menentukan ragam kegiatan main. Pendidik di PAUD Santa Maria Berdukacita telah berupaya menyediakan beberapa ragam kegiatan main seperti bermain peran, bercerita/storytelling, bermain sensorimotor seperti mewarnai, meronce, menggambar dan bermain di alam terbuka. Selain ragam main yang telah disediakan, pendidik perlu mengembangkan variasi aktivitas bermain anak agar potensi kecerdasan majemuk anak dapat berkembang secara optimal

Keywords


Kecerdasan Majemuk, Ragam Main

Full Text:

PDF

References


Armstrong, T. (2018). Multiple Intelligences in the Classroom. ASCD.

Begeny, J. C., & Martens, B. K. (2006). Assisting low-performing students with disabilities to determine multiple intelligences: A comparison of instructional approaches. Journal of Behavioral Education, 15(2), 63–77.

Bornstein, M. H., & Gardner, H. (1986). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. In Journal of Aesthetic Education (Vol. 20, Issue 2). Basic Books. https://doi.org/10.2307/3332707

Colello, S. M. G. (2014). The Role of Drawing in Children’s Writing. Journal of Educational Psychology, 106(3), 601–609. http://www.hottopos.com/rih6/silvia.htm

Fernández-Berrocal, P., Extremera, N., & Ramos, N. (2003). Inteligencia emocional y depresión [Emotional intelligence and depression]. Encuentros En Psicología Social, 1(26), 251–254.

Fromberg, D.P., & Bergen, D. (2015). Play from birth to twelve: Contexts, perspectives, and meanings. Routledge.

Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.

Gardner, H. (1993). Multiple intelligences: the theory in practice. In Choice Reviews Online (Vol. 31, Issue 02). Basic Books. https://doi.org/10.5860/choice.31-1214

Gardner, Howard, & Hatch, T. (1989). Educational Implications of the Theory of Multiple Intelligences. Educational Researcher, 18(8), 4–10. https://doi.org/10.3102/0013189X018008004

Hadiwijaya, W., Setyaningsih, N., & Suprihatin, T. (2017). Kemampuan Linguistik Anak Usia Dini dalam Pembentukan Karakter Bangsa. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru SD, 2 (1), 139–144.

Hidayati, Y. (2019). the Effect of Storytelling Towards Students’ Speaking Skill At X Grade Students of Ma Nurul Haramain Boarding School. Journal of Languages and Language Teaching, 7(2), 132. https://doi.org/10.33394/jollt.v7i2.1961

L. S. Vygotsky. (2020). Mind in society: The development of higher psychological processes. In Accounting in Australia (RLE Accounting). Harvard University Press.

L, V. H. J., P, M.-N., B, S., & R., A. K. (2014). Play at the center of the curriculum. Pearson. Pearson.

Moore, G. T., & Piaget, J. (1971). Science of Education and the Psychology of the Child. Journal of Architectural Education (1947-1974), 25(4), 113. https://doi.org/10.2307/1423801

Myers, O. G. (1996). The Biophilia Hypothesis. In Environmental Ethics (Vol. 18, Issue 3). Island Press. https://doi.org/10.5840/enviroethics199618323

Piek, J. P., Dawson, L., Smith, L. M., & Gasson, N. (2008). The role of early fine and gross motor development on later motor and cognitive ability. Human Movement Science, 27(5), 668–681. https://doi.org/10.1016/j.humov.2007.11.002

Sari, T. H. N. I. (2019). The relationship between creative thinking and mathematical proving abilities among junior high school students. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 243(1), 40–47. https://doi.org/10.1088/1755-1315/243/1/012100

Shearer, C. B. (2002). Using a Multiple Intelligences Assessment To Facilitate Teacher Development. Gifted Education International, 28(1), 1–32. https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED463323.pdf




DOI: https://doi.org/10.24952/alathfal.v3i2.8736

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Redy Jaya




Buhuts Al Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini has indexed by:


Buhuts Al-Athfal: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini

Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Jl.T. Rizal Nurdin No.Km 4, RW.5, Sihitang, Kec. Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara 22733

            e-mail: ppendidikanislamanakusiadini04@gmail.com 

            P-ISSN:    2797-3107           E-ISSN: 2797-0205