Peran Profesional dalam Membantu Mengatasi Gangguan Psikologis pada Anak Korban Kekerasan Seksual

Liliana Hasibuan (Institut Teknologi dan Kesehatan Sumatera Utara, Indonesia)

Abstract


Berdasarkan tingginya angka kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang menyebabkan dampak buruk bagi anak mulai dari hilangnya keceriaan di masa kanak kanak, munculnya sikap intrusif serta menghindari dari sosial dan rusaknya masa depan anak sampai berujung kematian,menjadi latarbelakang peneliti untuk memaparkan hasil tulisan berupa bantuan  yang bisa diberikan untuk anak dalam mengatasi masalah yang dihadapi berkenaan dengan masalah berkaitan. Sehingga dapat mencegah terjadinya dampak yang dikhawatirkan tersebut.  Adapun bantuan yang dimaksud adalah konselor sebagai profesional dibidang psikologis pada penelitian ini.  Penelitian inimerupakan studi pustaka menggunakan metode deskriptifuntuk mendeskripsikan masalah masalah yang terjadidilapangan maupun berdasarkan media elektronik yang akurat dan apa adanya serta memaparkan peran profesional dalam membantu menangani anak korban kekerasan seksual melalui studi buku, artikel, karya ilmiah berupa jurnal, skripsi dan informasi lainnya yang berkaitan dengan masalah penelitian. Tulisan ini dapat menjelaskan bahwa anak korban kekerasan seksual bisa disebabkan oleh beberapa hal dan anak korban kekerasan seksual dapat mengalami trauma berkepanjangan serta hambatan perkembangannya sehingga konselor sebagai profesi penolong sangat diharapkan bantuannya. Empati yang dalam yang dimiliki pribadi konselor serta penggunaan beberapa tekhnik konseling dapat membantu anak melewati masa suramnya, menemukan semangat dan harapannya kembali, tentu semua ini harus dilakukan dengan keterlibatan orangtua yang sangat penting perannya sebagai pendamping anak.


Full Text:

PDF

References


Kusamaningtyas, Ullum. “Dampak Kesehatan Mental pada Anak Korban Kekerasan Seksual”. Jurnal FKM UNJ. 2001.

.Elizabeth B. Hurlock, Development Psychology, Psikologi Perkembangan, Jakarta Penerbit Erlangga. 1980

Ruwanti Wulandari, Jaja Suteja, Konseling Pendidikan Seks dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak KSA, Prophetic. Professional, Emphaty and Islamic Counseling JournalSofyan S. Willis, Konseling Individual Teori dan Praktek, Bandung, Alfabeta, 2004

Salina, Alivia. Perkembangan Anak Korban Kekerasan Seksual. Skripsi Fisip USU Medan. 2021­­.

Nur Fathiyah, Kartika. “Peran Konselor Sekolah untuk Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak”. Jurnal Paradigma No 09. 2010.

Dain, Cystarini Samodrai dan Pramasastri, Ira. “Dinamika Psikologis Korban Kekerasan Seksual Masa Anak. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia. Vol 4, No 2. 2019.

Willis Sofyan S. Konseling Individual Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta. 2004.

Mashudi, Farid. Psikologi Konseling. Jogjakarta: IRCiSoD. 2012.

Corey, Gerald. Teori dan Praktik Konseling dan Psikoterapi. Bandung: Pt Eresco. 1988.




DOI: https://doi.org/10.24952/bki.v4i1.5808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.





View My Stats