MENEROPONG MAKNA, WACANA DAN PENDEKATAN DAKWAH DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM

Anas Habibi Ritonga* -  IAIN Padangsidimpuan
Makna, wacana dan pendekatan dakwah merupakan hal yang sangat urgen untuk dikaji, karena sangat menentukan sukses atau tidaknya sebuah dakwah yang pada akhirnya akan membentuk dan dan mengikuti perkembangan masyarakat, dan disii lain masyarakat adalah mahluk yang dinamis, berubah sesuai dengan perkembangan jaman.

Maka perlu dilakukan pemaknaan terkini bagaimana melakukan pembentukan dan perkembangan masyarakat Islam yang sesuai dengan konteks kekinian, dan wacana apa yang harus digulirkan untuk mendorong pembentukan dan perkembangan masyarakat Islam dan terakhir bagaimana pendekatan dakwah yang mesti dilakukan agar dakwah itu tidak monoton yang ditinggalkan umat.

Pemberdayaan dapat diartikan sebagai upaya membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki serta berupaya untuk mengembangkannya sehingga masyarakat dapat mencapai kemandirian. Tulisan ini mencoba untuk melihat makna, wacana dan pendekatan dakwah dalam pembentukan dan pemberdayaan masyarakat Islam dan bagaimana pula fungsi pendekatan dakwah dalam pemberdayaan masyarakat Islam.

  1. Abdullah, Komplementaritas Dakwah Kultural dan Struktural, Jurnal Pengembangan Masyarakat UIN SU, Volume IV, No. 4, Tahun 2017,
  2. Abu Huraerah, Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat, (Bandung: Humaniora, 2008),
  3. Ali Buyung Sihombing, “Dakwah Kultural” dalam Majalah Miqot, vol. xxvii, Nomor 1, Januari 2004,
  4. Ambar Teguh, Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2004),
  5. Awaluddin Pimay, Metodologi Dakwah (Semarang: Rasail, 2006),
  6. -------, Paradigma Dakwah Humanis: Strategi dan Metode Dakwah Prof. KH Syaifuddin Zuhri, (Semarang: Rasail, 2005),
  7. Ife, J.W.. Community Development: Creating Community Alternatives, (Vision, Analysis and Practice: Longman. Australia, 1995),
  8. M. Mukhsin Jamil, Revitalisasi Islam Kultural (Semarang: Walisongo Press, 2009),
  9. Madekhan Ali, Orang Desa Anak Tiri Perubahan, (Malang, Averroes Press. 2007)
  10. Moh. Ali Aziz dkk, Dakwah Pemberdayaan Masyarakat, Paradigma Aksi Metodologi, (Yogyakarta, Pustaka Pesantren, 2005),
  11. Moh. Ali Aziz, Ilmu Dakwah, (Jakarta: Kencana, 2004),
  12. Muhammad Ali Aziz. Ilmu Dakwah. Jakarta: Prenada Media Group, 2009,
  13. Muhammad Sulthon. Desain Ilmu Dakwah: Kajian Ontologis, Epistemologis dan Aksiologis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003,
  14. Murdi Yatmo Hutomo, Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Ekonomi Tinjaun Teoritik dan Implementasi (Tesis, Universitas Indonesia, Jakarta, 2001),
  15. Robinson, J.R.. Community Development in Perspective. (Ames: Iowa State University Press,1994)
  16. Samsul Munir Amin. Ilmu Dakwah. Jakarta: Amzah, 2009,
  17. Soetomo, Pemberdayaan Masyarakat. (Yogyakarta, Pustaka Pelajar, 2011),
  18. Sulistyani, Ambar T& Rosidah.. Manajemen Sumber Daya Manusia : Konsep, Teori dan Pembangunan dalam Konteks Organisasi Publik. (Yogyakarta : Graha Ilmu, 2003,
  19. Tri Winarti, Memahami Pemberdayaan Masyarakat Desa Partisipatif dalam Orientasi Pembangunan Masyarakat Desa Menyongsong Abad 21: Menuju Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat, (Yogyakarta: Aditya Media, 1998),


 

SEKRETARIAT JURNAL AT-TAGHYIR

Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.

 Email: jurnaltaghyir@uinsyahada.ac.id