Kajian Pendidikan Informal: Sudut Pandang Teori Keislaman

Didik Maulana

Abstract


Abstrak

Pendidikan informal memiliki tugas dan peran yang sangat penting dalam membimbing dan menumbuh kembangkan potensi yang ada dalam diri anak. Baik buruk pendidikan anak itu tergantung pada orangtua (keluarga).  Dengan kata lain, keluarga sebagai lembaga pendidikan informal memiliki tanggung jawab dan kewajiban yang penuh terhadap perkembangan anak. Islam menempatkan keluarga (pendidikan informal) sebagai pendidikan yang pertama dan utama, dimana orangtualah yang pertama kali yang memberikan sentuhan kasih sayang, begitu juga dengan pendidikan. Maka dari itu, pendidikan informal harus dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Keluarga di samping sebagai lembaga pendidikan informal juga sebagai lembaga sosial yang mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia secara fisik, sosial, mental dan moral. Dengan demikian, keluarga memiliki fungsi: 1. Fungsi biologis, 2. Fungsi ekonomi, 3. Fungsi kasih sayang, 4. Fungsi pendidikan, 5. Fungsi perlindungan, 6. Fungsi sosialisasi, 7. Fungsi agama, 8. Fungsi status keluarga. Tujuan dari pendidikan informal adalah membentuk keluarga yang beriman, berakhlak mulia, beramal shaleh, berilmu pengetahuan dan berteknologi, berketerampilan dan berpengalaman, sehingga ia menjadi orang yang mandiri, berguna bagi dirinya, agama dan bangsa.

Kata Kunci: Pendidikan Informal, Islam

 

Abstract

Informal education has a very important task and role in guiding and developing the potential that exists in children. Good and bad education of the child depends on parents (family). In other words, the family as an informal educational institution has full responsibilities and obligations on children’s development. Islam places the family (informal education) as the first and foremost education, where parents first give a touch of affection, as well as education therefore, informal education must be able to carry out their duties properly. Family as well as informal educational institutions as well as social institutions that are able to meet human life’s needs physically, socially, mentally, and morally thus, the family has functions: 1. Biological functions, 2. Economic functions, 3. Affection functions, 4. Educational functions, 5. Protection functions, 6. Socialization functions, 7. Religious functions, 8. family status functions. The purpose of informal education is to form a family of faith, noble character, good deeds, knowledge and technology, skill and experience, so that he becomen an independent person, useful for himself, religion and nation.

Keyword: Informal Education, Islamic

Keywords


Informal Education, Islam

Full Text:

PDF

References


Abu Bakar Muhammad, Membangun Manusia Seutuhnya Menurut al-qur’an, Surabaya: Al-ikhlas, t.th.

Ahmad Musthafa Al-Maraghi, Tafsir al-Maraghi Juz X, Terj, Hery Noer Aly dkk, Semarang: Toha Putra, 1989.

Departemen Agama RI, Al-qur’an dan Terjemahnya, Bandung: PT. Sigma Examedia Arkanleema, 2009.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Undang-undang dan Peraturan Pemerintah RI Tentang Pendidikan, Jakarta:Departemen Agama RI, 2006.

Dja’far Siddik, Konsep Ilmu Pendidikan Islam, Bandung: Citapustaka Media, 2006.

Hasan Langgulung, Manusia dan Pendidikan, Jakarta: Pustakan al-Husna, 1986.

M. Nipan Abdul Halim, Anak Saleh Dambaan Keluarga, Jakarta: Mitra Pustaka, 2001.

Muhaimin, dkk, Pemikiran Pendidikan Islam, Bandung: Trigenda Karya, 1993.

Muhammad Nasib ar-Rifa’I, Kemudahan dari Allah: Ringkasan tafsir ibnu Katsir, Jakarta: Gema Insani Press, 1999.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.17 Tahun 2010, Pengelolahan dan Penyelengaraan Pendidikan.

Salim Bahreisy dan Said Bahreisy, Terjemah Singkat Tafsir Ibnu Katsir, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1994.

Samsul Nizar, Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah Sampai Indonesia, Jakarta: Kencana, 2013.

Sua’ib Muhammad, Lima Pesan Al-Qur’an, Malang: UIN-Maliki Press, 2011.

Sudjana, Pendidikan Nonformal Wawasan Sejarah Perkembangan Filsafat Teori Pendukung Azas, Bandung: Falah Production, 2004.

Tim Pengembang Ilmu Pendidikan, Ilmu dan Aplikasi Pendidikan, Bandung: PT. Imperial Bhakti Utama, 2007.

Wahyu, Wawasan Ilmu Sosial Dasar, Surabaya : Usaha Nasional, 1986.




DOI: https://doi.org/10.24952/multidisipliner.v6i1.1750

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman

View My Stats