Kekerasan Simbolik (Studi Relasi Pendidik Dan Peserta Didik )

Rina Oktafia Putri

Abstract


The background of this research is the existence of the symbolic domain, related between the teacher and the student.  The symbolic violence that occurs is not expelled from the dynamics of education in Indonesia.  This case is encouraged by the domination’s role, capital, domain, habitus which owned by an educator. Furthermore, the form of symbolic violence works through the mechanism of aufernisasi and sensorisasi, and it happened in the relation of the teacher and student. The symbolic violence is not something easy to be known, because it is running by the symbols of the discourse which the student areas the hegemony object, that is dominated by the produced meaning, based the domain of the subject, who has the domination. This research is a discourse analysis study, and the data is compelled by the verbal communication through the observation, the note, and the record.  The result of this research is found that in the learning process, the student is headed in a single space and imposed to obey the rules of the educator.  indeed, this relation is normal case, however, in this situation, the awareness is necessary for that it potentially become the symbolic violence.

Full Text:

PDF

References


Abd, Halim, Politik Lokal : Pola, Aktor Dan Dramatikalnya, Yogyakarta: LP2B, 2014.

Adywinata Anwar, Tindak Pidana Kekerasan Oleh Guru Terhadap Siswa Di SMA 1 Makassar. UIN Alauddin Makasar, 2017.

Agustinus, Raja Dasion, Domestifikasi dan Kekerasan Simbolik Terhadap Perempuan, Tesis, Universitas Gadjah Mada, 2011.

Al-Ghazali, Ilya’ Ulumuddin, Beirut: Dar Al-Fikr, 1989.

Arizal Mutahir, Intelektual Kolektif Pierre Bourdieu ( Sebuah Gerakan untuk Melawan Dominasi), Yogyakarta: Kreasi Kencana Offset, 2011.

Ashabul Fadhil, Pendidikan Tradisional Sebagai Upaya Preventif Dalam Praktek Kekerasan Anak, dalam Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Dasar Vol. 1 No. 2. 2014.

Blau, Peter M. Komentar Kritik Atas Teori Weber Tentang Otoritas dalam definisi Wrong, Max Weber dalam Khazanah. New Jersey: Prantice-Hall, 1970.

Bujorean, Elena. Objective Violence And Symbolic Violence In School. International Journal Of Social And Education Innovation (IJSEIro) Vol. 3 No. 5. 2016.

Dwizatmiko, Kuasa Simbolik Menurut Piere Bourdie: Telaah Filosofis. Skripsi. Universitas Indonesia. 2010.

Fairclough, Norman, Language And Power: Relasi Bahasa, Kekuasaan dan Ideologi, diterjemahkan oleh Indah Rohmani, Malang: Boyan Publishing, 2003.

Fauzi, Fashri, Pierre Bourdieu; Menyingkap Kuasa Simbol, Yogyakarta: JALASUTRA, 2014.

George Ritzer, Doouglas Goodman, Teori Sosiologi Modern, Jakarta: Kencana, 2003.

George Ritzer, Douglas J. Giidman, Teori Sosiologi: Dari Sosiologi Klasik sampai Perkembangan Mutakhir Toeri Sosial Post Modern. Yogyakarta: Kreasi Wacana, 2009.

Hanneman Samuel, Peter Berger: Sebuah Pengantar, Depok: Kepik, 2012.

Haryatmoko, Dominasi Penuh Muslihat, Akar Kekerasan dan Diskriminasi, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2010.

Haryatmoko, Menyingkap Kepalsuan Budaya Penguasa, dalam Majalah BASIS, Nomor 11-12 Tahun ke-52, November-Desember, 2003.

Hasbullah, Dasar-dasar Ilmu Pendidikan, Jakarta : Raja Grafindo, 2006.

Ihsan, Muhammad, Kekerasan Simbolik Dalam Acara Komedi di Televisi (Analisis Isi Program Ngelenong Nyok di Trans TV), Malang: Universitas Muhammadiyah Malang, 2010. Diakses melalui situs: http://skripsi.umm.ac.id/files/disk1/300/jiptummpp-gdl-s1-2009-muhammadih-14998-PENDAHUL-N.pdf pada tanggal Juli 2018.

Jenkind Richard, Membaca Pikiran Pierre Bourdieu, Bantul, Kreasi Kencana, 2016.

Kerssen- Griep, Jeff. Et al, ‘’ Classroom Interaction and Educational Outcomes’’ dalam Gayle Barbara Mae. Preiss, Raymond W. (ed) et al. 2006, Classroom Communicatio and Intruction Processes: Advances Through Meta-Analysis, Londo: Lawrence Erlbaum Asspciates, Publishers.

lilik Wahyuni, Kekuasaan Simbolik dalam Wacana Politik di Media Cetak, dalam jurnal Kajian Linguistik dan Sastra, Vol. 20, No. 2 Desemeber 2008.

Lis Yulianti Syafrida Siregar, Kekerasan Dalam Pendidikan dalam Jurnal Logaritma Vol. I, No.01 Januari 2013.

Low, Remy. Facing Symbolic Violence a Cruel Tale Of Competitive Uiversity Admissions. Critical Education, Vol.7 No. 12. 2016.

Lubis, Akhyar Yusuf, Postmodernisme: Teori dan Metode, Jakarta: Rajawali.

M. Athiyah Al-Abrasyi, Dasar-dasar Pokok Pendidikan, Bandung: Bulan Bintang: 1970.

Maluda, Vetriani. Repsentasi Kekerasan Pada Anak (Analisis Semiotik Dalam Film ‘’Alangkah Lucunya Negeri Ini’’ Karya Deddy Mizwar), dalam Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.2 No.1. 2014.

Martono, Nanang, Kekerasan Simbolik di Sekolah (Sebuah Ide Sosiologi Pendidikan Pierre Bourdieu, Jakarta: Rajagrafindo, 2014.

Muhaimin, Rekonstruksi Pendidikan Islam; Dari Paradigma Pengembangan, Manajemen Kelembagaan, Kurukulum hingga Strategi Pembelajaran Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

Muhammad Syafiq dkk, Bentuk, Penyebab, Dan Dampak Dari Tindak Kekerasan Guru Terhadap Siswa Dalam Interaksi Belajar Mengajar Dari Perspektif Siswa Di Smpn Kota Surabaya: Sebuah Survey, dalam Jurnal Psikologi: Teori & Terapan, Vol. 1, No. 2. 2011.

Munfarida, Elya. Kekerasan Simbolik Media Terhadap Anak, dalam Jurnal Komunika. Vol. 4 No.1 Januari- Juni 2010.

Munif Chatib, Sekolahnya Manusia, Bandung: Kaifa, 2015.

Nanang, Martono, Kekerasan Simbolik Di Sekolah (Sebuah Ide Sosiologi Pendidikan Pierre Bourdieu, Jakarta: Raja Grafindo, 2012.

Nasution, S. Sosiologi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 1983.

Nayla Mourkabel, Sri Lankan Housmaids in Lebanon: A Case of ‘Symbolic Violence’ and ‘Everyday Forms of Resistance’. Amsterdam, Amsterdam University Press, 2009.

Nurmawati. Pendidikan dan Kekerasan (Bullying), dalam Jurnal Tazkiyah Vol. 2 No. 2. 2013.

Peter Burke, Sejarah dan Teori Sosial, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2001.

Pieree Bourdieu, Arena Produksi Sosial (Sebuah Kajian Sosialogi Budaya), Bantul: Kreasi Wacana, 2012.

Pierre Bourdieu dan L. J. D. Wacquant, ‘’ The Purpose Of Reflexive Sociology (The Chicago Workshop) dalam Pierre Bourdieu dan L. J. D Wacquant (ed), An Invitation to A Raflexive Sociology, Chicago: University Of Chicago Press, 1992.

Pierre Bourdieu, Reproduction In Education, Society And Culture, London translated by Richard Nice With Forward by Tom Bottomore: SAGE Publication, 1990.

Pierre Bourdieu, The Forms Of Capital dalam The Routledge Falmer Reader In Sociology Of Educatio. Stephen J. Ball (ed). London: The Routledge Falmer, 2004.

Pierre, Bourdieu. In Other Words: Essays Towards a Reflexice Sosiology, Cambridge: Polity Press, 1990.

Piet, A. Sahertian, Profil Pendidika Profesional, Yogyakarta: Andi Offset, 1998.

Pipit Maizier, (Habitusx Modal)+ Ranah= Praktik, Yogyakarta: Jalasutra, 2009.

Pirre Bourdieu dan L. J. D. Wacquant, ‘’ The Purpose Of Reflexive Sociology (The Chicago Workshop) dalam Pierre Bourdieu dan L. J. D Wacquant (ed), An Invitation to A Raflexive Sociology, Chicago: University Of Chicago Press, 1992.

Rayen, Ariel. Objective Structures And Symbolic Violence In The Immigrant Family And School Relationships: Study Of Two Cases In Chile. Pontificia Universidad Catolica De Chile. 2015.

Roekhan, Pertarungan Simbolik dalam wacana penolakan Pembangunan Bandara oleh Warga Sukajati, Jawa Barat. Malang: Univeristas Negeri Malang, 2007.

Roekhan. Kekerasan Simbolik di Media Massa. Disertasi, Malang : Univeristas Negeri Malang. 2009. Diakses melalui situs: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/disertasi/article/view/1932#. Pada tanggal Juli 2018.

Rusdiarti, Bahasa, Pertarungan Simbolik dan Kekuasaan, dalam Jurnal Basis Edisi Khusus Pierre Bourdieu, No. 11-12 Tahun ke 52 November-Desember 2003.

Rusdiarti, Suna Riela, Bahasa, Pertarungan Simbolik dan Kekuasaan. Edisi Khusus Pieree Bourdie No. 11-12 tahun ke-52, 2003.

Salmianawati, Filsafat Pendidikan Islam: Membangun Konsep Pendidikan Yang Islami, Bandung: Citapusaka Media Perintis, 2011.

Saptarini, Yustina. Kekerasan Dalam Lembaga Pendidikan Formal (Stud Mengenai Kekerasan Oleh Guru Terhadap Siswa Sekolah Dasar di Surakarta). Univeristas Sebelas Maret, 2009.

Sudirman, dkk, Ilmu Pendidikan, Bandung: Remaja Rosda Karya, 1992.

Suharno, samsuri, Model Peace Building Teaching And Learning; Sebuah Intervensi Pencegahan Kekerasan Melalui Pendidikan Formal, dalam http://eprints.uny.ac.id/23718/1/Artikel%20Jurnal%20Stranas%2013.pdf, diakses 13 Juli 2018.

Sumarno dkk, Orientasi Modal Sosial dan Modal Kultural di Fakultas Ilmu Pendidikan U.N.Y, dalam Jurnal Ilmu Pendidikan, Vol. 6 No. 2 2013.

Suryanti, Dewi. Kekerasan Simbolik Tayangan Drama Seri Korea Terhadap Perilaku Remaja Asrama Putri Kabupaten Kutai Timur, dalam Jurnal Sosiatri-Sosiologi Vol. 4 No. 2. 2016.

Sya’roni, Model Relasi Guru dan Murid ( Telaah Atas Pemikiran Al-Zarnuji dan KH. Hasyim Asy’ari, Yogyakarta: Teras, 2007.

Tamsil Muis, ‘’ Tindakan Kekerasan Guru Terhadap Siswa Dalam Interaksi Belajar Mengajar ( Studi Kasus di SMAN Surabaya)’’ dalam jurnal Pendidikan Vol 2 Nomor 1 Tahun 2017.

Thompson, John B, Analisis Ideologi: Kritik Wacana Ideologi-ideologi Dunia (terjemahan): Forum Jakarta-Paris, 2007.

Yudi Santosa, Arenan Produksi Kultural (Sebuah Kajian Sosiologi Budaya), Yogyakarta: Kreasi Kencana Offset, 2010.




DOI: https://doi.org/10.24952/fitrah.v5i1.1332

Copyright (c) 2020 Rina Oktafia Putri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Free counters!